Definisi Mutu


 DEFINISI MUTU

mak nyuuuus, kumise

 A. Definisi tentang mutu :

  1. Mutu berarti kesesuaian dengan fungsi. (Juran, 1984).
  2. Mutu berarti sesuai dengan keperluan. (Crossby, 1984).
  3.  Mutu  berarti  yang  terbaik  bagi  kondisi  konsumen  tertentu. Kondisi  ini meliputi : fungsi dan harga jual suatu produk. (Feigenbaum, 1961).
  4. Mutu  adalah  kemampuan  suatu  produk  atau  jasa  yang  sadar  akan pentingnya  kesesuaian  antara  keinginan  pengguna  dengan karakteristik hasil produksi dan bahwa hal itu tidak menimbulkan aksi maupun reaksi baik secara  langsung maupun tersamar dari orang  lain (Johnson, 1987)
  5.  Mutu  adalah  keistimewaan  atau  karakteristik  produk  atau  jasa  dalam memberikan kepuasan dalam memenuhi kebutuhan konsumen.

B. Mutu dalam Perspektif TQM

 Mutu adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh  sebuah organisasi bagi kepentingan  konsumennya,  sehingga  organisasi  tersebut  dipandang sebagai  organisasi  terbaik  di  bidangnya.

TQM  merupakan  suatu  pendekatan  bagi  perbaikan  kualitas  produk secara  kontinyu  dan  jasa  yang  disampaikan melalui  setiap  tingkatan dan segala bidang  dari suatu organisasi (Pfau, 1989).

 TQM  adalah  usaha-usaha  integratif  secara  total  untuk  mencapai keuntungan  kompetitif  dengan  memperbaiki  budaya  kerja  di  setiap tingkatan  dalam  organisasi  yang  dilakukan  secara  terus  menerus (Tobin, 1990).   3

TQM  adalah  pendekatan  sistematis  pada  desain  pendidikan, manajemen   dan operasional untuk berfokus dan mengorganisir kerja karyawan  dalam  organisasi  untuk  menunjukkan  kinerja  kegiatan tertentu, antara lain untuk . untuk mengetahui dan memenuhi kualifikasi kerja  mereka,  mencegah  masalah  yang  dapat  mengakibatkan kerusakan, memahami resiko apabila tidak dapat memenuhi kualifikasi tersebut dan berusaha untuk menekan resiko kerja (Bently, 1987).

TQM  adalah  analisis  sistematis,  tetapi  fokusnya  berubah  arah,  dari kembali  proses  yang  dikendalikan  oleh  kontrol  eks- ternal  melalui prosedur  pemenuhan  dan  peningkatan  kepada  proses  kebiasaan melakukan perkembangandimana kontrol ditanamkan dan dikendalikan oleh budaya kerja dalam organisasi (Foster&Whittle, 1989).

 Sumber;

Mohanty, R.P. &  Lakhe, R.P., 2000, Hand Book of Total Quality Management, Jaico Publishing House,Mumbai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s